Minggu, 25 November 2012
Selasa, 30 Oktober 2012
BANGUNLAH KEBESARAN HIDUPMU
"Kebesaran hidupmu bukan ditentukan oleh apa yang engkau miliki, tetapi
oleh apa yang bisa engkau berikan secara tulus bagi orang lain "
Teman teman ,kita ini semakin tua.Adakah hidup yang kita jalani ini
semakin bermanfaat bagi orang lain ?.Apakah setiap rezeki , derajat ,
pikiran dan tenaga yang kita terima dari TUHAN YANG MAHA ESA dan MAHA
MENYAYANGI kita selalu kita mintakan hidayah NYA agar bisa menjadi
KEKAYAAN HIDUP yang bisa kita manfaatkan bagi kebaikan dan kemajuan
hidup orang lain ?
Saya ingin mengajak teman teman belajar dari. MANUSIA MANUSIA MULYA berikut ini :
Pertama : PEMULUNG YANG SANGGUP BERQURBAN
Nenek itu memang pemulung .Yati namanya .Dan sudah lebih dari 40 tahun
ia selalu menjadi penerima tetap pembagian daging qurban .
Tetapi sejak 3 tahun lalu ia bertekad mulya.Ia ingin bisa menjadi orang yang dapat memberi daging qurban bagi orang lain.
Bisakah niat sucinya itu terlaksana ? Mungkinkah dengan penghasilan hanya Rp.25.000,- perhari ia mampu membeli hewan qurban ?
Teman teman,tidak ada yang tidak bisa dilaksanakan.Jika seorang hamba
Allah sedemikian kuat dan besar tekad serta ketulusannya, maka DIA
memudahkan jalan menuju cita cita mulya itu.
Selama 3 tahun
Nenek yang berusia 60 tahun itu menabung.Ya menabung teman .Dari
penghasilan yang besarnya beberapa kali dibawah penghasilan beberapa
diantara kita,akhirnya tahun ini nenek itu bisa membeli 2 ekor kambing
untuk diqurbankan.
Kambing pertama seharga 2 juta. Yang kedua
seharga 1 juta.Keduanya ia serahkan sendiri ke pengurus sebuah masjid di
Tebet Jakarta.
Jamaah masjid itu terharu .Apalagi nenek itu
berkata :"Saya ingin sekali saja, seumur hidup memberikan daging kurban.
Ada kepuasaan, rasanya tebal sekali di dada. Harapan saya semoga ini
bukan yang terakhir,” jelasnya.
Kedua :LAKI LAKI PERPUSTAKAAN KELILING
Djuju Junaedi , usia 67 tahun , selama 20 tahun lebih ,terhitung
sejak usia 40 tahun dan masih menjadi PNS dengan pangkat gaji golongan 2
di PTPN VIII di Jawa Tengah ,mengelola Perpustakaan Keliling dengan
berjalan kaki meminjamkan buku di 7 desa
Ia meminjamkan buku tidak untuk kepentingan material teman teman .
Inilah kata katanya :" Saya ikhlash menjadikan ini sebagai amal sebelum
saya meninggal ..Jika saya mengejar materi sebagai tujuan dari kegiatan
saya ini , tentu saya akan mematok harga peminjaman buku ...Saya senang
dengan berjalan kaki , mudah mudahan setiap langkah dihitung sebagai
kebaikan "
Laki laki mulya ini memulai pekerjaan mulyanya , setelah jam 12 siang sepulang kerja dari PTPN VIII.
Beliau istirahat dulu , makan , shalat dhuhur .Lalu mulailah ia
mengayunkan langkah mulyanya , hingga sampai ia berjalan kaki sejauh 12
km di 7 desa dan kadang baru sampai dirumahnya jam 10 malam.
Orang orang di 7 desa itu begitu terbantu .Mereka dengan tulus memberi
ongkos sewa buku kepada PAHLAWAN MULYA ini .Tetapi itu tidak besar
teman.Total dalam sehari beliau hanya bisa membawa pulang uang Rp.10.000
- Rp.20.000.Bahkan pernah hanya Rp.3.000.
Dan inilah buah kerja kerasnya itu teman teman : "Alhamdulillah , masyarakat disini berkembang setelah membaca"
Ya ALLAH perbanyaklah hamba hamba MU yang berhati emas seperti mereka
berdua itu ditengah tengah bangsa kami ini. Dan mudahkan kami meniru
jejak agung hamba hamba MU itu Ya Robbii
Senin, 29 Oktober 2012
JAGALAH SELALU KEKUATAN RUHANIMU
"Engkau semakin membutuhkan kekuatan ruhani jika semakin besar dan berat tantangan hidup yang engkau hadapi"
Saya berharap kita semakin memiliki perhatian yang semakin sungguh
sungguh terhadap kualitas dan kuantitas kehidupan ruhani kita setelah
saya menjelaskan 3 alasan terdahulu mengapa kita harus menjaga kekutan
ruhani kita.
Alasan alasan berikutnya adalah :
4.Terapi efektif untuk beragan penyakit ruhani.
Seperti juga jasmani , ruhani kita manusia bisa mengalami penurunan
kekuatan dan daya tahannya, sehingga tiba tiba kita memperlihatkan
kemalasan , keputus asaan , pesimisme ,ketidakdisiplinan , kebosanan ,
kecintaa yang melebih kadar kewajaraan kepada segala sesuatu yang
disenangi .
Jika hal hal itu tidak segera diatasi , maka akan
disusul oleh kemunculan penyakit ruhani berikut yang semakin memiliki
daya rusak bagi kehidupan kita seperti : iri , dengki , tinggi hati ,
berkhianat , dendam , benci , dhalim dan lain sebagainya
Dampak paling berat dari penyakit jasmani adalah kematian .Akan tetapi
penyakit ruhani menimbulkan efek yang lebih membahayakan hingga kelak
dihari pertanggungjawaban di hadapan NYA.
Menjaga kesehatan
kehidupan ruhani kita dengan ibadah yang menghubungkan kita dengan
PENCIPTA KEHIDUPAN ini memungkinkan kita bisa secara optimal menjauhkan
segala PERUSAK - PERUSAK DIRI sebagaimana saya sebut diatas.
5.Pendidikan persiapan dalam mendidik generasi muda.
"Didiklah anak anak kalian , karena mereka adalah makhluk yang
diciptakan TUHAN untuk hidup di masa depan yang bukan lagi masa kalian" ,
demikian ajakan mulya dari Ali bin Abi Thalib.
Membentuk
disiplin hidup beribadah secara dini sepanjang hari hari pertumbuhan
generasi muda kita , akan memungkinkan mereka menjelma menjadi pribadi
pribadi kuat secara ruhani dengan berbagai karakter mulya dan unggul.
6.Bekal utama bagi para pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Kita semua dalam kapasitanya baik sebagai pemimpin personal maupun
pemimpin komunal lebih membutuhkan kekuatan dan daya tahan ruhani yang
prima melalui ibadah yang kita kerjakan , sebab beban tanggung jawab
sebagai seorang pemimpin jauh lebih besar , lebih luas , dan lebih
banyak .
Hanya jika kita memiliki ikatan yang kokoh dan kuat
dengan PENCIPTA KEHIDUPAN ini , maka kita akan sanggup menjalankan semua
amanah kepemimpinan , menghadapi gelombang cobaan dan fitnahnya yang
datang silih berganti serta lebih mampu mengelola kehidupan ini secara
keseluruhan.
Alasan alasan berikutnya adalah :
4.Terapi efektif untuk beragan penyakit ruhani.
Seperti juga jasmani , ruhani kita manusia bisa mengalami penurunan kekuatan dan daya tahannya, sehingga tiba tiba kita memperlihatkan kemalasan , keputus asaan , pesimisme ,ketidakdisiplinan , kebosanan , kecintaa yang melebih kadar kewajaraan kepada segala sesuatu yang disenangi .
Jika hal hal itu tidak segera diatasi , maka akan disusul oleh kemunculan penyakit ruhani berikut yang semakin memiliki daya rusak bagi kehidupan kita seperti : iri , dengki , tinggi hati , berkhianat , dendam , benci , dhalim dan lain sebagainya
Dampak paling berat dari penyakit jasmani adalah kematian .Akan tetapi penyakit ruhani menimbulkan efek yang lebih membahayakan hingga kelak dihari pertanggungjawaban di hadapan NYA.
Menjaga kesehatan kehidupan ruhani kita dengan ibadah yang menghubungkan kita dengan PENCIPTA KEHIDUPAN ini memungkinkan kita bisa secara optimal menjauhkan segala PERUSAK - PERUSAK DIRI sebagaimana saya sebut diatas.
5.Pendidikan persiapan dalam mendidik generasi muda.
"Didiklah anak anak kalian , karena mereka adalah makhluk yang diciptakan TUHAN untuk hidup di masa depan yang bukan lagi masa kalian" , demikian ajakan mulya dari Ali bin Abi Thalib.
Membentuk disiplin hidup beribadah secara dini sepanjang hari hari pertumbuhan generasi muda kita , akan memungkinkan mereka menjelma menjadi pribadi pribadi kuat secara ruhani dengan berbagai karakter mulya dan unggul.
6.Bekal utama bagi para pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Kita semua dalam kapasitanya baik sebagai pemimpin personal maupun pemimpin komunal lebih membutuhkan kekuatan dan daya tahan ruhani yang prima melalui ibadah yang kita kerjakan , sebab beban tanggung jawab sebagai seorang pemimpin jauh lebih besar , lebih luas , dan lebih banyak .
Hanya jika kita memiliki ikatan yang kokoh dan kuat dengan PENCIPTA KEHIDUPAN ini , maka kita akan sanggup menjalankan semua amanah kepemimpinan , menghadapi gelombang cobaan dan fitnahnya yang datang silih berganti serta lebih mampu mengelola kehidupan ini secara keseluruhan.
Senin, 15 Oktober 2012
Rabu, 12 September 2012
Belajar CorelDRAW: Manipulasi Wajah Seram dengan CorelDRAW
Belajar CorelDRAW: Manipulasi Wajah Seram dengan CorelDRAW: Jangan dikira Mas Bro... hanya Photoshop yang bisa edit foto dengan lumayan bagus, CorelDRAW pun bisa edit foto dengan sedikit menggunakan b...
Rabu, 15 Agustus 2012
Hukum Pernikahan (Perkawinan) dalam Islam
Umat Islam diberikan dua perkara yang apabila umatnya berpegang teguh
kepada dua perkara ini niscaya tidak akan dijumpai kesesatan maupun
kebingungan dalam menjalani kehidupan ini. Hal inilah yang telah
diterangkan oleh nabi kita Muhammad SAW. Dalam setiap bentuk peribadatan
maupun muamalah. Tidak ketinggalan perkara pernikahan pun telah
diberikan petunjuk baik itu dalam Al Qur’an, Hadits, Kisah-kisah nabi
dan sahabat, Fiqih, dll.
Dalam
Islam, pernikahan merupakan perkara yang penting. Pada masa sebelum
Islam, aturan dalam pernikahan tentu sangat berbeda dan mungkin bahkan
lebih buruk ataupun dipandang rendah. Kedatangan Islam membawa perubahan
agar manusia pada masa itu lebih baik keadaannya, hukumnya, adabnya,
dan membawa berkah. Hubungan antar laki-laki dan perempuan pun diatur
untuk menjaga fitrahnya. Hingga pada hubungan pernikahan, keluarga dan
bertetangga.
Aturan dalam pernikahan ini telah membawa pengaruh yang besar pada perubahan peradaban sehingga tercipta masyarakat yang madani, sejahtera, adil dan makmur. Begitu pentingnya perkara pernikahan ini sehingga telah diatur dan dicontohkan dalam Al qur’an, hadits, fiqih, kisah-kisah, dll. Karena dari pernikahan ini merupakan awal dari pembinaan akhlak keluarga yang baik hingga akhlak pribadi, lingkungan tetangga, masyarakat dan negara.
Perkataan Zawaj digunakan di dalam Al Qur’an bermaksud pasangan. Dalam penggunaannya perkataan ini bermaksud menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, menghalalkan perkawinan dan mengharamkan zina. Persoalan pernikahan adalah persoalan yang selalu aktual dan selalu menarik untuk dibicarakan. Hingga perkembangan zaman sekarang inipun pernikahan menjadi sorotan masyarakat. Pernikahan bukanlah persoalan kecil dan sepele. ‘Aqad nikah (perkawinan) adalah sebagai suatu perjanjian yang kokoh dan suci.

Syarat Ijab
Syarat qabul
Mahar
Mahar (atau diistilahkan dengan mas kawin) adalah hak seorang wanita yang harus dibayar oleh laki-laki yang akan menikahinya. Mahar merupakan milik seorang isteri dan tidak boleh seorang pun mengambilnya, baik ayah maupun yang lainnya, kecuali dengan keridhaannya. Allah Berfirman:
Ada Wali
Yang dikatakan wali adalah orang yang paling dekat dengan si wanita. Dan orang paling berhak untuk menikahkan wanita merdeka adalah ayahnya, lalu kakeknya, dan seterusnya ke atas. Boleh juga anaknya dan cucunya, kemudian saudara seayah seibu, kemudian saudara seayah, kemudian paman.
Ibnu Baththal rahimahullaah berkata, “Mereka (para ulama) ikhtilaf tentang wali. Jumhur ulama di antaranya adalah Imam Malik, ats-Tsauri, al-Laits, Imam asy-Syafi’i, dan selainnya berkata, “Wali dalam pernikahan adalah ‘ashabah (dari pihak bapak), sedangkan paman dari saudara ibu, ayahnya ibu, dan saudara-saudara dari pihak ibu tidak memiliki hak wali.”
Syarat wali
Ada Saksi-saksi
Syarat-syarat saksi
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sumber Referensi:
Al Qur’an dan Terjemahannya
http://denchiel78.blogspot.com/2010/04/perkawinan-menurut-hukum-islam.html
Aturan dalam pernikahan ini telah membawa pengaruh yang besar pada perubahan peradaban sehingga tercipta masyarakat yang madani, sejahtera, adil dan makmur. Begitu pentingnya perkara pernikahan ini sehingga telah diatur dan dicontohkan dalam Al qur’an, hadits, fiqih, kisah-kisah, dll. Karena dari pernikahan ini merupakan awal dari pembinaan akhlak keluarga yang baik hingga akhlak pribadi, lingkungan tetangga, masyarakat dan negara.
Pengertian / Definisi
Perkawinan atau nikah menurut bahasa ialah berkumpul dan bercampur.
Menurut istilah ialah Ijab dan Qabul (‘aqad) yang menghalalkan
persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang diucapkan oleh kata-kata
yang menunjukkan nikah, menurut peraturan yang ditentukan oleh Islam.Perkataan Zawaj digunakan di dalam Al Qur’an bermaksud pasangan. Dalam penggunaannya perkataan ini bermaksud menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, menghalalkan perkawinan dan mengharamkan zina. Persoalan pernikahan adalah persoalan yang selalu aktual dan selalu menarik untuk dibicarakan. Hingga perkembangan zaman sekarang inipun pernikahan menjadi sorotan masyarakat. Pernikahan bukanlah persoalan kecil dan sepele. ‘Aqad nikah (perkawinan) adalah sebagai suatu perjanjian yang kokoh dan suci.
Pernikahan adalah Fitrah Kemanusiaan
Agama Islam adalah agama fitrah (suci) dan manusia diciptakan Allah
Ta’ala cocok dengan fitrah ini, karena itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala
menyuruh manusia menghadapkan diri ke agama fitrah agar tidak terjadi
penyelewengan dan penyimpangan. Sehingga manusia berjalan diatas
fitrahnya. Pernikahan adalah fitrah kemanusiaan, maka dari itu Islam
menganjurkan untuk nikah, karena nikah merupakan Gharizah Insaniyah
(naluri kemanusiaan).
Anjuran Menikah dalam Islam
Penghargaan Islam terhadap ikatan pernikahan sangatlah besar.
Diantara kita mungkin telah mengetahui bahwa pernikahan itu disebutkan
sebanding dengan separuh agama. Hal ini disebutkan dalam hadits dari
Anas r.a. berkata telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam:
“Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi
separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam
memelihara yang separuhnya lagi”.
Membujang Tidak Disukai dalam Islam
Anas radliyallahu ‘anhu berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam memerintahkan kami untuk nikah dan melarang kami membujang dengan
larangan yang keras. Dan beliau bersabda:
“Nikahilah perempuan yang banyak anak dan
penyayang. Karena aku akan berbangga dengan banyaknya umatku dihadapan
para Nabi kelak di hari kiamat.”
Kemudian dalam hadits lainnya ketika Rasulullah mengetahui bahwa
diantara sahabat ada yang sangat taat dalam beribadah sehingga mereka
puasa terus menerus, menjauhi wanita dan tidak menikah. Sehingga Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Benarkah kalian telah berkata begini dan
begitu, sungguh demi Allah, sesungguhnya akulah yang paling takut dan
taqwa di antara kalian. Akan tetapi aku berpuasa dan aku berbuka, aku
shalat dan aku juga tidur dan aku juga mengawini perempuan. Maka
barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia tidak termasuk
golonganku”.
Hukum Pernikahan dalam Islam
Pernikahan dalam Islam seperti yang telah
dijelaskan sebelumnya bahwa sangat dianjurkan dan hukumnya adalah
mubah. Akan tetapi ada beberapa pengertian yang perlu kita pahami akan
hukum seseorang apabila menikah / hendak menikah. Hukum pernikahan yang
dijelaskan adalah sbb:
- Wajib. Kepada orang yang mempunyai nafsu yang kuat. Sehingga apabila dia tidak menikah bisa menjerumuskannya ke lembah maksiat (zina dan sebagainya) dan dia seorang yang mampu. Mampu ini bermaksud dia mampu membayar mahar dan menafkahi isterinya.
- Sunat. Kepada orang yang sudah mampu tetapi dia masih dapat menahan nafsunya.
- Mubah. Kepada orang yang tidak ada larangan baginya untuk menikah dan ini merupakan hukum asal pernikahan.
- Makruh. Kepada orang yang tidak mampu nafkah batin dan lahir tetapi dia juga tidak memberikan kemudaratan kepada isterinya.
- Haram. Kepada orang yang tidak mampu untuk memberi nafkah batin dan lahir, dia juga tidak berkuasa (lemah), tidak punya keinginan menikah, serta dikhawatirkan dapat/akan menganiaya isterinya jika menikah.
Tujuan dari Pernikahan dalam Islam
- A. Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia. Perkawinan adalah fitrah manusia, maka jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini yaitu dengan aqad nikah (melalui jenjang pernikahan). Bukan dengan cara yang berbeda seperti sekarang ini dengan berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo, dan lain sebagainya yang telah menyimpang dan diharamkan oleh Islam.
- B. Membentengi Ahlak Manusia. Islam memandang pernikahan dan pembentukan keluarga sebagai sarana efefktif untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan melindungi masyarakat dari kekacauan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian
berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih
menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan
barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena
shaum itu dapat membentengi dirinya”.
- C. Menegakkan Rumah Tangga Yang Islami. Tujuan yang luhur dari pernikahan adalah agar suami istri melaksanakan syari’at Islam dalam rumah tangganya. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa Islam membenarkan adanya Thalaq (perceraian), jika suami istri sudah tidak sanggup lagi menegakkan batas-batas Allah, sebagaimana firman Allah:
“Thalaq (yang dapat dirujuki) dua kali, setelah
itu boleh rujuk lagi dengan cara ma’ruf atau menceraikan dengan cara
yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali dari sesuatu yang
telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak
akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas
keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh istri untuk menebus
dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya.
Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang
yang dhalim.”.“Kemudian jika si suami menthalaqnya
(sesudah thalaq yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya
hingga dikawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain
itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami yang
pertama dan istri) untuk kawin kembali, jika keduanya berpendapat akan
dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah,
diterangkannya kepada kaum yang (mau) mengetahui“.(Al Baqarah(2):290-230)
- D. Meningkatkan Ibadah Kepada Allah. Rumah tangga adalah salah satu peribadatan dan amal shalih di samping ibadah dan amal-amal shalih yang lain. Bahkan hubungan / bersetubuh termasuk ibadah (sedekah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Jika kalian bersetubuh dengan istri-istri kalian
termasuk sedekah !. Mendengar sabda Rasulullah para shahabat keheranan
dan bertanya : “Wahai Rasulullah, seorang suami yang memuaskan nafsu
birahinya terhadap istrinya akan mendapat pahala ?” Nabi shallallahu
alaihi wa sallam menjawab : “Bagaimana menurut kalian jika mereka (para
suami) bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah mereka berdosa .?
Jawab para shahabat :”Ya, benar”. Beliau bersabda lagi : “Begitu pula
kalau mereka bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), mereka
akan memperoleh pahala !”.
- E. Mencari Keturunan Yang Shalih. Tujuan pernikahan di antaranya ialah untuk melestarikan dan mengembangkan bani Adam. Dan yang terpenting lagi dalam pernikahan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas, yaitu mencari anak yang shalih dan bertaqwa kepada Allah.Tentunya keturunan yang shalih tidak akan diperoleh melainkan dengan pendidikan Islam yang benar. Allah berfirman :
“Allah telah menjadikan dari diri-diri kamu itu
pasangan suami istri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu,
anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik-baik. Maka
mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat
Allah ?”.
Tata Cara Pernikahan Dalam Islam
Islam telah memberikan konsep yang jelas tentang tata cara pernikahan berlandaskan Al Qur’an dan Sunnah, secara singkat adalah:- 1. Khitbah (Peminangan)
- 2. Aqad Nikah
Syarat Ijab
- Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
- Diucapkan oleh wali atau wakilnya
- Tidak diikatkan dengan tempo waktu
- Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)
Syarat qabul
- Ucapan sesuai dengan ucapan ijab
- Bukan perkataan sindiran
- Dilafazkan oleh calon suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
- Tidak diikatkan dengan tempo waktu seperti mutaah (nikah kontrak)
- Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
- Menyebut nama calon isteri
- Tidak diselangi dengan perkataan lain
Mahar
Mahar (atau diistilahkan dengan mas kawin) adalah hak seorang wanita yang harus dibayar oleh laki-laki yang akan menikahinya. Mahar merupakan milik seorang isteri dan tidak boleh seorang pun mengambilnya, baik ayah maupun yang lainnya, kecuali dengan keridhaannya. Allah Berfirman:
“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (Ar Nisaa’(4):4)
Jenis mahar- Mahar Misil : Mahar yang dinilai berdasarkan mahar saudara perempuan yang telah menikah sebelumnya.
- Mahar Muthamma : Mahar yang dinilai berdasarkan keadaan, kedudukan, atau ditentukan oleh perempuan atau walinya.
Ada Wali
Yang dikatakan wali adalah orang yang paling dekat dengan si wanita. Dan orang paling berhak untuk menikahkan wanita merdeka adalah ayahnya, lalu kakeknya, dan seterusnya ke atas. Boleh juga anaknya dan cucunya, kemudian saudara seayah seibu, kemudian saudara seayah, kemudian paman.
Ibnu Baththal rahimahullaah berkata, “Mereka (para ulama) ikhtilaf tentang wali. Jumhur ulama di antaranya adalah Imam Malik, ats-Tsauri, al-Laits, Imam asy-Syafi’i, dan selainnya berkata, “Wali dalam pernikahan adalah ‘ashabah (dari pihak bapak), sedangkan paman dari saudara ibu, ayahnya ibu, dan saudara-saudara dari pihak ibu tidak memiliki hak wali.”
Syarat wali
- Islam, bukan kafir dan murtad
- Lelaki
- Baligh
- Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Tidak Fasik
- Tidak cacat akal pikiran, terlalu tua dan sebagainya
- Merdeka
- Tidak ditahan kuasanya dari membelanjakan hartanya
Ada Saksi-saksi
Syarat-syarat saksi
- Sekurang-kurangnya dua orang
- Islam
- Berakal
- Baligh
- Lelaki
- Memahami isi lafaz ijab dan qabul
- Bisa mendengar, melihat dan berbicara
- Adil
- Merdeka
- 3. Walimah
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah
yang hanya mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan
orang-orang miskin tidak diundang. Barangsiapa yang tidak menghadiri
undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya” .
Sebab-Sebab Diharamkannya Pernikahan
- Perempuan yang diharamkan menikah dengan lelaki disebabkan keturunannya (haram selamanya) dan ia dijelaskan dalam Al-Qur’an:
“Diharamkan atas kamu (mengawini)
ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang
perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu
yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang
laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan;
ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu
isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari
isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan
isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu
mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu
(menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang
bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An Nisaa’(4):23)
- Perempuan yang diharamkan menikah dengan lelaki disebabkan karena sepersusuan.
- Perempuan merupakan muhrim bagi lelaki karena pernikahannya.
- Perempuan yang merupakan anak saudara perempuan dari isteri dan keturunannya.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya
ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya
kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya
diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
Sumber Referensi:
Al Qur’an dan Terjemahannya
http://denchiel78.blogspot.com/2010/04/perkawinan-menurut-hukum-islam.html
Bacaan akad nikah dalam bahasa Arab
اَنْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ …. بِنْتِ …. عَلَی الْمَهْرِ ….
(Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka …. Binti …. alal Mahri ….)
Artinya:
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu …. puteri ….. dengan mahar …..”
Itu jika yang mengakadkan orang lain; bukan ayah mempelai perempuan. Namun ayahnya langsung yang menikahkan maka setelah kata “pinanganmu” (مخطوبتك) bisa ditambah dengan dengan kata “puteriku” (بنتي) sehingga menjadi:
اَنْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ بِنْتِيْ …. عَلَی الْمَهْرِ ….
(Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka Binti …. alal Mahri ….)
Artinya:
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu puteriku ….. dengan mahar …..”
Siapapun yang menikahkan, baik ayah mempelai wanita maupun orang lain, maka jawabannya adalah:
قَبِلْتُ نِکَاحَهَا وَ تَزْوِيْجَهَا عَلَي الْمَهْرِ الْمَذْکُوْرِ وَ رَِضِْیتُ بِهِ وَ اللهُ وَلِيُّ التَّوْفِیْقِ
(Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq)
Artinya:
“Aku terima pernikahan dan perkawinannya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah”
Selasa, 14 Agustus 2012
Tujuan dan Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam
Secara umum, pendidikan agama Islam bertujuan untuk “meningkatkan
keimanan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan peserta didik tentang
agama Islam, sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa
kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi,
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”.(GBPP PAI 1994).
Dari tinjauan tersebut dapat ditarik beberapa dimensi yang hendak ditingkatkan dan dituju oleh kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam, yaitu:
1) Dimensi keimanan peserta didik terhadap ajaran agama Islam.
2) Dimensi pemahaman atau penalaran (intelektual) serta keilmuan peserta didik terhadap ajaran agama Islam.
3) Dimensi penghayatan atau pengalaman batin yang dirasakan peserta didik dalam menjalankan ajaran Islam.
4) Dimensi pengamalannya, dalam arti bagaimana ajaran Islam yang telah diimani, dipahami dan dihayati atau diinternalisasikan oleh peserta didik itu mampu menumbuhkan motivasi dalam dirinya untuk menggerakkan, mengamalkan dan menaati ajaran agama dan nilai-nilainya dalam kehidupan pribadi sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta mengaktualisasikan dan merealisasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Di dalam GBPP mata pelajaran pendidikan agama Islam kurikulum 1999, tujuan PAI tersebut lebih dipersingkat lagi, yaitu: “agar siswa memahami, menghayati, meyakini dan mengamalkan ajaran Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman, bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia”. Rumusan tujuan PAI ini mengandung pengertian bahwa proses pendidikan agama Islam yang dilalui dan dialami oleh siswa di sekolah, dimulai dari tahapan kognisi, yakni pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam, untuk selanjutnya menuju ke tahapan afeksi, yakni terjadinya proses internalisasi ajaran dan meyakininya. Tahapan afeksi ini terkait erat dengan kognisi, dalam arti penghayatan dan pemahamannya terhadap ajaran dan nilai agama Islam. Melalui tahapan afeksi tersebut diharapkan dapat tumbuh motivasi dalam diri siswa dan tergerak untuk mengamalkan dan menaati ajaran Islam (tahapan psikomotorik) yang telah diinternalisasikan dalam dirinya. Dengan demikian, akan terbentuk manusia muslim yang beriman, bertakwa dan berakhlaq mulia.
Sedangkan tujuan pendidikan agama Islam (kurikulum PAI: 2002) seperti yang telah dikutip oleh Abdul Majid, bahwa tujuannya untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya, berbangsa dan bernegara, serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka ruang lingkup materi PAI (kurikulum 1994) pada dasarnya mencakup tujuh unsur pokok, yaitu Al-Qur’an, Hadist, Keimanan, Syari’ah, Ibadah, Muamalah, Akhlak dan Tarikh (sejarah Islam) yang menekankan pada perkembangan politik. Sedangkan pada kurikulum tahun 1999 dipadatkan lagi menjadi lima unsur pokok yaitu: Al-Qur’an, Keimanan, Akhlaq, Fiqih dan bimbingan ibadah, serta tarikh/ sejarah yang lebih menekankan pada perkembangan ajaran agama ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Dari tinjauan tersebut dapat ditarik beberapa dimensi yang hendak ditingkatkan dan dituju oleh kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam, yaitu:
1) Dimensi keimanan peserta didik terhadap ajaran agama Islam.
2) Dimensi pemahaman atau penalaran (intelektual) serta keilmuan peserta didik terhadap ajaran agama Islam.
3) Dimensi penghayatan atau pengalaman batin yang dirasakan peserta didik dalam menjalankan ajaran Islam.
4) Dimensi pengamalannya, dalam arti bagaimana ajaran Islam yang telah diimani, dipahami dan dihayati atau diinternalisasikan oleh peserta didik itu mampu menumbuhkan motivasi dalam dirinya untuk menggerakkan, mengamalkan dan menaati ajaran agama dan nilai-nilainya dalam kehidupan pribadi sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta mengaktualisasikan dan merealisasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Di dalam GBPP mata pelajaran pendidikan agama Islam kurikulum 1999, tujuan PAI tersebut lebih dipersingkat lagi, yaitu: “agar siswa memahami, menghayati, meyakini dan mengamalkan ajaran Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman, bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia”. Rumusan tujuan PAI ini mengandung pengertian bahwa proses pendidikan agama Islam yang dilalui dan dialami oleh siswa di sekolah, dimulai dari tahapan kognisi, yakni pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam, untuk selanjutnya menuju ke tahapan afeksi, yakni terjadinya proses internalisasi ajaran dan meyakininya. Tahapan afeksi ini terkait erat dengan kognisi, dalam arti penghayatan dan pemahamannya terhadap ajaran dan nilai agama Islam. Melalui tahapan afeksi tersebut diharapkan dapat tumbuh motivasi dalam diri siswa dan tergerak untuk mengamalkan dan menaati ajaran Islam (tahapan psikomotorik) yang telah diinternalisasikan dalam dirinya. Dengan demikian, akan terbentuk manusia muslim yang beriman, bertakwa dan berakhlaq mulia.
Sedangkan tujuan pendidikan agama Islam (kurikulum PAI: 2002) seperti yang telah dikutip oleh Abdul Majid, bahwa tujuannya untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya, berbangsa dan bernegara, serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka ruang lingkup materi PAI (kurikulum 1994) pada dasarnya mencakup tujuh unsur pokok, yaitu Al-Qur’an, Hadist, Keimanan, Syari’ah, Ibadah, Muamalah, Akhlak dan Tarikh (sejarah Islam) yang menekankan pada perkembangan politik. Sedangkan pada kurikulum tahun 1999 dipadatkan lagi menjadi lima unsur pokok yaitu: Al-Qur’an, Keimanan, Akhlaq, Fiqih dan bimbingan ibadah, serta tarikh/ sejarah yang lebih menekankan pada perkembangan ajaran agama ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Senin, 13 Agustus 2012
CARA MENULIS LABEL NAMA UNDANGAN
- Pertama membuat daftar nama undangan pada Microsoft Excel seperti gambar berikut :
- Kemudian file daftar nama tersebut diberi nama dan disimpan.
- Lalu untuk membuat labelnya dibuat pada Microsoft Word, pertama-tama pada toolbar di atas pilih Mailings, kemudian pilih Start Mail Marge, terus pilih Labels. Seperti gambar berikut :
- Setelah dipilih Labels, maka akan keluar tampilan Label Options, kemudian pilih New Label, setelah itu akan keluar tampilan Label Details seperti gambar berikut:
- Pada bagian Label Details, isilah Label Name, kemudian sesuaikan settingan margin pada bagian Top Margin, Side Margin, Vertical Pitch, Horizontal Pitch, Label Hight, Label Widith, seakurat mungkin dan untuk Number Across dan Number Down itu tergantung label yang akan digunakan. dan untuk page size bisa dipilih Letter atau A4. Seperti gambar berikut :
- Kemudian setelah Label Details diisi kemudian akan tampak seperti gambar berikut:
- Setelah tabel terbentuk, kemudian tinggal mengambil data daftar nama undangan,pada toolbar pilih Mailings kemudian pilih Select Recipients dan pilih Use Existing List seperti gambar berikut :
- Setelah itu maka akan keluar tampilan Select Data Source
yaitu untuk mengambil data daftar undangan yaitu data pada Excel yang
telah di simpan sebelumnya. Kemudian klik file tersebut dan buka/Open.
- Tahap berikutnya pilih sheet asal data daftar nama undangan tersebut kemudian buka/Oke. Seperti gambar berikut ini :
- Setelah di pilih sheetnya maka akan tampak seperti ini :
- Kemudian pada kolom/kotak pertama isilah NAMA dan ALAMAT, pada toolbar Mailings pilih Insert Marge Field kemudian klik/pilih NAMA dan ALAMAT akan tetapi untuk tulisan/kata (di) itu di ketik manual pada kolom tersebut. Tampak seperti gambar dibawah ini :
- Sekarang tinggal merapihkan agar terlihat simetris dengan cara
memindahkan semua kata ke tengah kolom (Align Center), dengan spasi 1
(satu) dan after/before 0 (Nol), Masih pada toolbar Mailing tersebut klik Update labels
- Kemudian untuk melihat hasil akhir data daftar namanya tampil pada table tersebut tinggal di klik Preview Results. Seperti gambar di bawah ini.
- Kemudian untuk melihat nama-nama berikutnya tinggal klik Next Record berdasarkan nomor/urutan pada data Excel sebelumnya.
- Kemudian tinggal PRINT.. dan selamat mencoba….!!
Minggu, 12 Agustus 2012
RENUNGAN RAMADHON
Masih kuingat betul perkataan Asma, sahabatku
di umm al quro, makkah. 'aku selalu berpikir betapa beruntungnya mereka
yang hidup di negara mayoritas islam, atau minimal memberikan hak yang
sama terhadap penganut islam, sepertimu. Di negaramu bebas kan, memakai
hijab, bebas ke masjid, suara azan membahana...'
Asma benar.di negara ini, aku beribadah dengan aman dan tenang. Kontras dengan saudara2ku
Asma benar.di negara ini, aku beribadah dengan aman dan tenang. Kontras dengan saudara2ku
, muslim rohingya di myanmar. Mrk diperlakukan tidak adil, dibunuh, dihina, dizalimi..
Masihkah kau diam seribu bahasa
Dengan hati tanpa rasa
Tanpa iba
Tanpa cinta..
Kenapa itu terjadi?
Karena sibuk memikirkan diri
Karena tak tau informasi
Atau tau tapi pura2 tuli
Karena tak terlihat oleh mata sendiri
Sehingga kita tak pernah sadar betapa ngeri..
Manusia manusia yang mati
Tak bersalah
Tapi darah harus bersimbah..
Tak berbuat kerusakan
Tapi dibantai habis-habisan
Masihkah hatimu tak terusik?
Wahai hamba اللّهُ yang berharta, berdermalah!
Wahai hamba اللّهُ yang bertakwa, bedoalah!
Agar manusia dapat hidup selayaknya manusia..
Agar yang bertahan diberi kekuatan dan perlindungan...
Agar yang mati diberikan surga yang abadi..aamiin..
--By: Oki Setiana Dewi
Saudaraku..
“Bayangkan jika dirimu lahir dari rahim mereka lalu kamu menjadi minoritas, Dikesampingkan, tidak dianggap warga Negara. Akses pendidikan dan pekerjaan dipersulit. Lalu dibantai. Rumahmu dirusak. Kamu terlunta. Lalu rasakan ketika kamu meminta pertolongan dan tidak dipenuhi.”
(Azis Anwar Fachrudin)
Saudaraku..
Coba bayangkan ketika kamu naik perahu mendayung melewati gelombang dan lautan luas menghindari kekejaman dinegaramu dari Myanmar ingin berteduh di Malaysia namun kamu diusir. Di Indonesia kamu dipenjarakan. Entah kenapa ukhuwah ini telah dibatasi oleh geografis bangsa. Ukhuwah yang begitu kuat harus tergadaikan oleh aturan-aturan yang dibuat oleh manusia.
Dimana ummat muslim yang katanya bersaudara??
Disini kita bercanda, tertawa bersama sahabat dan sanak saudara namun disana saudara kita dibantai, di siksa. Bahkan dibunuh..
Masihkah tergerak hati ini untuk menatap mereka??
Disini kesempatan untuk mendirikan sholat begitu terbuka namun kadang kita melalaikannya. Disana bila ada operasi dan ditemukan ada yg tengah sholat akan dibunuh atau disiksa.
Duh Gusti.. Ada apakah gerangan. Ujian ini begitu berat bagi hamba-Mu. Namun aku berdo’a. Semoga iman di dada mereka tetap bertahan.
Jika aku dapat menuliskan sepucuk surat untuk-Mu ya Robb.. Ingin kusampaikan agar Engkau tumbuhkan rasa cinta pada ummat muslim di dunia ini agar mereka mencintai saudara seimannya seperti mencintai diri mereka sendiri. Tidak ada batasan Negara, suku dan ras yang akan menghalangi kita untuk menyatu.
Dan untukmu yang masih merasa memiliki iman di dada.. Buktikanlah..
Berikanlah infaq terbaik darimu untuk mereka.. Dan bila tidak bias dengan harta, minimal dalam do’amu..
Dan kini IS bersama yayasan Fastabiqul Khayrat membuka kesempatan kepada para saudara sekalian untuk memberikan infaq terbaik untuk membantu saudara kita yang membutuhkannya.
Sahabat sekalian bisa menyalurkan donasinya ke BANK Muamalat a.n Muhammad Abdul Majid Norek 0164512214 atau BANK BNI Syari’ah a.n Mukhtar Witono Norek 0209011132
Confirm ke 0857-8676-2924 (Abdullah)
Donasi dari sahabat sekalian akan diberikan ke Jama'ah Shalahuddin Ugm untuk disalurkan ke Saudara muslim Rohingya.
Bagi saudarku yg masih memiliki simpati, Mohon untuk membagikan ini..
Silahkan di-share..
Masihkah kau diam seribu bahasa
Dengan hati tanpa rasa
Tanpa iba
Tanpa cinta..
Kenapa itu terjadi?
Karena sibuk memikirkan diri
Karena tak tau informasi
Atau tau tapi pura2 tuli
Karena tak terlihat oleh mata sendiri
Sehingga kita tak pernah sadar betapa ngeri..
Manusia manusia yang mati
Tak bersalah
Tapi darah harus bersimbah..
Tak berbuat kerusakan
Tapi dibantai habis-habisan
Masihkah hatimu tak terusik?
Wahai hamba اللّهُ yang berharta, berdermalah!
Wahai hamba اللّهُ yang bertakwa, bedoalah!
Agar manusia dapat hidup selayaknya manusia..
Agar yang bertahan diberi kekuatan dan perlindungan...
Agar yang mati diberikan surga yang abadi..aamiin..
--By: Oki Setiana Dewi
Saudaraku..
“Bayangkan jika dirimu lahir dari rahim mereka lalu kamu menjadi minoritas, Dikesampingkan, tidak dianggap warga Negara. Akses pendidikan dan pekerjaan dipersulit. Lalu dibantai. Rumahmu dirusak. Kamu terlunta. Lalu rasakan ketika kamu meminta pertolongan dan tidak dipenuhi.”
(Azis Anwar Fachrudin)
Saudaraku..
Coba bayangkan ketika kamu naik perahu mendayung melewati gelombang dan lautan luas menghindari kekejaman dinegaramu dari Myanmar ingin berteduh di Malaysia namun kamu diusir. Di Indonesia kamu dipenjarakan. Entah kenapa ukhuwah ini telah dibatasi oleh geografis bangsa. Ukhuwah yang begitu kuat harus tergadaikan oleh aturan-aturan yang dibuat oleh manusia.
Dimana ummat muslim yang katanya bersaudara??
Disini kita bercanda, tertawa bersama sahabat dan sanak saudara namun disana saudara kita dibantai, di siksa. Bahkan dibunuh..
Masihkah tergerak hati ini untuk menatap mereka??
Disini kesempatan untuk mendirikan sholat begitu terbuka namun kadang kita melalaikannya. Disana bila ada operasi dan ditemukan ada yg tengah sholat akan dibunuh atau disiksa.
Duh Gusti.. Ada apakah gerangan. Ujian ini begitu berat bagi hamba-Mu. Namun aku berdo’a. Semoga iman di dada mereka tetap bertahan.
Jika aku dapat menuliskan sepucuk surat untuk-Mu ya Robb.. Ingin kusampaikan agar Engkau tumbuhkan rasa cinta pada ummat muslim di dunia ini agar mereka mencintai saudara seimannya seperti mencintai diri mereka sendiri. Tidak ada batasan Negara, suku dan ras yang akan menghalangi kita untuk menyatu.
Dan untukmu yang masih merasa memiliki iman di dada.. Buktikanlah..
Berikanlah infaq terbaik darimu untuk mereka.. Dan bila tidak bias dengan harta, minimal dalam do’amu..
Dan kini IS bersama yayasan Fastabiqul Khayrat membuka kesempatan kepada para saudara sekalian untuk memberikan infaq terbaik untuk membantu saudara kita yang membutuhkannya.
Sahabat sekalian bisa menyalurkan donasinya ke BANK Muamalat a.n Muhammad Abdul Majid Norek 0164512214 atau BANK BNI Syari’ah a.n Mukhtar Witono Norek 0209011132
Confirm ke 0857-8676-2924 (Abdullah)
Donasi dari sahabat sekalian akan diberikan ke Jama'ah Shalahuddin Ugm untuk disalurkan ke Saudara muslim Rohingya.
Bagi saudarku yg masih memiliki simpati, Mohon untuk membagikan ini..
Silahkan di-share..
Pentingnya mencukur Bulu Kemaluan
Bagian sebagian wanita mencukur bulu kemaluan penting untuk dilakukan.
Tapi ada juga yang merasa malas mencukur bulu sekitar area genital
tersebut. Lalu, seberapa pentingkah bulu untuk dicukur? Pakar andrologi
Prof Dr dr Nukman Moeloek, Sp And mengakui bulu kemaluan memang tidak
selamanya harus dicukur. “Kalau mau cukur ya tinggal cukur, kalau tidak
juga tidak apa-apa. Yang penting usahakan tetap bersih,” kata Prof
Nukman.
Selain karena faktor kebersihan, banyak pria yang mengaku menyukai alat kelamin wanita tanpa bulu karena terlihat lebih seksi. Benarkah demikian? “Itu sih tergantung persepsi tiap orang. Ada yang suka seperti itu ada juga yang tidak mempermasalahkannya,” tutur Prof Nukman. Menurut Guru Besar Andrologi dan Biologi Kedokteran Universitas Indonesia itu, umumnya pertumbuhan rambut akan terhenti setelah 2 bulan. Jadi rambut kemaluan yang sudah panjang tidak akan bertambah panjang terus meski tidak dicukur.
Namun rambut kemaluan yang tidak dicukur memang berisiko sebagai tempat berkembangnya bakteri jika tidak dibersihkan dengan baik. Tapi jika dibersihkan dengan benar, bakteri tidak akan berkembang di sana. “Seperti rambut saja, walaupun panjang tapi kalau bersih, ya nggak masalah.” katanya. Pisau cukur adalah senjata yang sangat populer yang menjadi pilihan untuk menghilangkan rambut kemaluan. Bagi kebanyakan orang, teknik perawatan ini adalah solusi yang baik dibanding dengan teknik menggunting. Yang harus diperhatikan, memangkas rambut kemaluan dengan pisau cukur sebaiknya dilakukan setelah membasahinya dengan air hangat.
“Sebelum dicukur, jangan lupa dibasahi dan diberi sabun dulu agar licin dan gampang mencukurnya,” ujar Prof Nukman. Selain teknik mencukur dengan pisau cukur, teknik lainnya yang bisa digunakan adalah teknik elektrolisa, laser, waxing (lilin) atau menggunakan obat penghilang rambut.
Teknik elektrolisa bisa menghilangkan bulu kemaluan secara permanen hanya dalam satu kali perawatan, tapi harganya cukup mahal. Sedangkan teknik waxing tidak terlalu dianjurkan karena menimbulkan rasa sakit pada bagian alat kemaluan yang memang sangat sensitif. Mau dicukur atau tidak, yang pasti rambut kemaluan harus dijaga kebersihannya. “Yang jelas, semua yang ada pada diri manusia itu adalah pemberian Tuhan, jadi harus selalu dipelihara,” kata Prof Nukman
Selain karena faktor kebersihan, banyak pria yang mengaku menyukai alat kelamin wanita tanpa bulu karena terlihat lebih seksi. Benarkah demikian? “Itu sih tergantung persepsi tiap orang. Ada yang suka seperti itu ada juga yang tidak mempermasalahkannya,” tutur Prof Nukman. Menurut Guru Besar Andrologi dan Biologi Kedokteran Universitas Indonesia itu, umumnya pertumbuhan rambut akan terhenti setelah 2 bulan. Jadi rambut kemaluan yang sudah panjang tidak akan bertambah panjang terus meski tidak dicukur.
Namun rambut kemaluan yang tidak dicukur memang berisiko sebagai tempat berkembangnya bakteri jika tidak dibersihkan dengan baik. Tapi jika dibersihkan dengan benar, bakteri tidak akan berkembang di sana. “Seperti rambut saja, walaupun panjang tapi kalau bersih, ya nggak masalah.” katanya. Pisau cukur adalah senjata yang sangat populer yang menjadi pilihan untuk menghilangkan rambut kemaluan. Bagi kebanyakan orang, teknik perawatan ini adalah solusi yang baik dibanding dengan teknik menggunting. Yang harus diperhatikan, memangkas rambut kemaluan dengan pisau cukur sebaiknya dilakukan setelah membasahinya dengan air hangat.
“Sebelum dicukur, jangan lupa dibasahi dan diberi sabun dulu agar licin dan gampang mencukurnya,” ujar Prof Nukman. Selain teknik mencukur dengan pisau cukur, teknik lainnya yang bisa digunakan adalah teknik elektrolisa, laser, waxing (lilin) atau menggunakan obat penghilang rambut.
Teknik elektrolisa bisa menghilangkan bulu kemaluan secara permanen hanya dalam satu kali perawatan, tapi harganya cukup mahal. Sedangkan teknik waxing tidak terlalu dianjurkan karena menimbulkan rasa sakit pada bagian alat kemaluan yang memang sangat sensitif. Mau dicukur atau tidak, yang pasti rambut kemaluan harus dijaga kebersihannya. “Yang jelas, semua yang ada pada diri manusia itu adalah pemberian Tuhan, jadi harus selalu dipelihara,” kata Prof Nukman
Sabtu, 11 Agustus 2012
PENCERAHAN HARI INI
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.
Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya ALLAH menerima sholat "mutawaadhiin"
hamba2NYA yg rendah hati", dalam riwayat lain, "Sesungguhnya ALLAH
mengangkat derajat hambaNYA yg rendah hati". Lantas siapa yg dimaksud
rendah hati itu, 1. Hamba ALLAH yg menunduk dirinya pada SYARIAT ALLAH,
Alqur'an & As Sunnah (QS 24:51), 2. Tdk merendahkan org lain baik
secara terang2an maupun secara sembunyi2, itu kadang bisa terbaca dari
ucapan, sorotan mata, & bahasa tubuh, 3. Sangat suka dg nasehat,
suka ngaji duduk di majlis ilmu & zikir walaupun yg mengajarnya
lebih muda, 4. Menghormati yg lebih tua & menyayangi yg lebih muda,
5. Hidupnya sederhana bukan krn tdk mampu tetapi tdk mau, 6. Dirasakan
kemuliaan akhlaknya oleh klrg, tetangga & sahabatnya, 7. Sangat
sibuk asyik memperbaiki dirinya, sama sekali tdk tertarik membicarakan
aib Kekurangan org lain, 8. Cinta belas kasih pada yg papa. SubhanALLAH
mulianya hamba ALLAH yg rendah hati itu..."semoga arifin & kalian
sahabatku, ALLAH hiasi dg sifat mulia inii...aamiin".
Kamis, 09 Agustus 2012
ENERGI LUAR BIASA UNTUK KARYA LUAR BIASA
"Tidak akan terwujud KARYA LUAR BIASA jika tidak ada TENAGA LUAR BIASA yang menjadi penggerak dan kekuatan utamanya "
Apabila kita hendak menempuh perjalanan untuk melahirkan KARYA LUAR
BIASA maka sadarilah bahwa perjalanan itu adalah PERJALANAN MENDAKI
Dan setiap pendakian adalah perjalanan yang pasti berat dan jelas
menguras energi .
Itu artinya kita sangat memerlukan energi lebih dari sekedar kebutuhan kita terhadap energi untuk bertahan hidup .
Energi yang kita perlukan lebih dari sekedar ENERGI JASMANI yang
memang pasti dibutuhkan agar kita sanggup bekerja secara fisik .
Diatas energi jasmani itu , kita amat membutuhkan ENERGI RUHANI agar
kita tetap bisa menjaga semangat , kemauan , kesungguhan , kegigihan ,
kesabaran , keuletan , konsistensi , keberanian , tanggung jawab ,
kekuatan harapan , dan lain sebagainya.
Akan tetapi kita semua
harus menyadari bahwa RUHANI yang ada didalam tubuh kita memiliki kodrat
nya sendiri yaitu : ia hanya akan menjadi sangat KUAT dan BERTENAGA ,
apa bila ia selalu TERHUBUNG dengan PENCIPTA KEHIDUPAN YANG MAHA ESA ,
MAHA KUAT dan MAHA BERKUASA atas segala sesuatu.
Dari sumber yang tidak pernah kering seperti itulah sesungguhmya ENERGI RUHANI manusia bisa mencapai puncak optmilanya .
Sekarang kita bisa memahami pengakuan Ibnul Qayyim Al- Jauziyah saat ia bercerita tentang gurunya Ibnu Taimiyyah
Kata Ibnul Qayyim : Seperti biasa aku menemui guruku , disuatu fajar
.Usai sholat shubuh ia duduk berdzikir mengingat Allah hingga hari
beranjak siang
Ibnu Taimiyah lalu berkata : "Ini adalah MAKANANKU , bila aku belum menikmati makananku ini , KEKUATANKU akan MELEMAH .
Itu artinya kita sangat memerlukan energi lebih dari sekedar kebutuhan kita terhadap energi untuk bertahan hidup .
Energi yang kita perlukan lebih dari sekedar ENERGI JASMANI yang memang pasti dibutuhkan agar kita sanggup bekerja secara fisik .
Diatas energi jasmani itu , kita amat membutuhkan ENERGI RUHANI agar kita tetap bisa menjaga semangat , kemauan , kesungguhan , kegigihan , kesabaran , keuletan , konsistensi , keberanian , tanggung jawab , kekuatan harapan , dan lain sebagainya.
Akan tetapi kita semua harus menyadari bahwa RUHANI yang ada didalam tubuh kita memiliki kodrat nya sendiri yaitu : ia hanya akan menjadi sangat KUAT dan BERTENAGA , apa bila ia selalu TERHUBUNG dengan PENCIPTA KEHIDUPAN YANG MAHA ESA , MAHA KUAT dan MAHA BERKUASA atas segala sesuatu.
Dari sumber yang tidak pernah kering seperti itulah sesungguhmya ENERGI RUHANI manusia bisa mencapai puncak optmilanya .
Sekarang kita bisa memahami pengakuan Ibnul Qayyim Al- Jauziyah saat ia bercerita tentang gurunya Ibnu Taimiyyah
Kata Ibnul Qayyim : Seperti biasa aku menemui guruku , disuatu fajar .Usai sholat shubuh ia duduk berdzikir mengingat Allah hingga hari beranjak siang
Ibnu Taimiyah lalu berkata : "Ini adalah MAKANANKU , bila aku belum menikmati makananku ini , KEKUATANKU akan MELEMAH .
Rabu, 08 Agustus 2012
Tantanglah Diri untuk Menghasilkan Karya Yang Lebih Luar Biasa Lagi
"Pemberian TUHAN kepada kita begitu berlimpah ruah , hal terpantas yang
seharusnya selalu kita perjuangkan adalah mempersembahkan karya
kehidupan kepada NYA yang semakin istimewa dan berdayaguna bagi sesama "
Saya tiba tiba berkepentingan untuk menuliskan tema ini agar saya dan
teman teman semua tidak mudah puas dan memilih berhenti ditengah jalan
kehidupan kita.
Ada beberapa alasan mengapa kita harus terus berkarya semakin luar biasa :
1.Agar kita tidak terjebak kepada suasana mapan
Suasana mapan adalah suasana yang membuat pikiran , perasan dan jiwa
kita tidak merasakan kebutuhan untuk melakukan perubahan karena segala
yang ada disekitar kita telah menyediakan apapun yang kita butuhkan .
Padahal kalau kita mau jeli dan teliti semua yang mudah kita dapatkan
dari lingkungan kita itu , ternyata hasil dan buah karya ORANG LAIN
,sementara kita hanya PEMBELI dan PEMAKAI saja.
Tentu saja ini
akan merugikan kita. Semua potensi yang semestinya bisa didayagunakan
menjadi mubazir karena KEMAPAPANAN yang telah melumpuhkan diri kita
sendiri.
2.Agar kita bisa mengeluarkan seluruh potensi terbaik kita
Selama kita memiliki sasaran biasa biasa saja , kita akan bekerja dan
berkarya seadanya dan akan cenderung cepat puas .Ini tidak akan
menguntungkkan kita.
Jika kita mampu menetapkan sebuah sasaran
pencapaian prestasi diri yang lebih istimewa dari yang sudah pernah
kita raih , maka biasanya kita akan bekerja jauh lebih keras dan lebih
berkualitas hingga seluruh potensi yang kita miliki bisa didayagunakan
secara maksimal.
3.Agar bisa melampaui prestasi pendahulu kita.
Untuk menghasilkan pretasi yang sama dengan pendahulu kita saja
dituntut mengerahkan usaha minimal seperti yang mereka kerahkan .
Apalagi kita berniat hendak melampaui prestasi mereka, tentu menuntut
kita untuk berpikir merencanakan mencapai PRESTASI yang ISTIMEWA dan
LUAR BIASA sesuai dengan KADAR KESUNGGuHAN kerja kita masing masing .
4.Agar wibawa kebaikan yang kita perjuangkan : berdiri lebih tinggi serta lebih kuat pengaruhnya.
Sekarang kita menyaksikan panggung kehidupan manusia begitu penuh sesak dengan kompetisi disegala bidang kehidupan .
Tidak saja kompetisi pencarian dan pencapaian kemakmuran kehidupan ,
bahkan kompetisi nilai nilai kehidupan berlangsung begitu terbuka antara
yang menjunjung NILAI NILAI KEBENARAN TUHAN dengan segala NILAI NILAI
YANG MENGHALALKAN segala cara.
Jadi para PEJUANG KEBENARAN
sangat berkepentingan bisa menghasilkan karya karya kehidupan yang
ISTIMEWA dan LUAR BIASA agar wibawa dan kehormatannya terbentuk semakin
menakjubkan , serta pengaruhnya semakin menebarkan KEGEMILANGAN .
Ya ROBBII beri kami kekuatan untuk mewujudkan impian besar ini dengan ridho MU
Ada beberapa alasan mengapa kita harus terus berkarya semakin luar biasa :
1.Agar kita tidak terjebak kepada suasana mapan
Suasana mapan adalah suasana yang membuat pikiran , perasan dan jiwa kita tidak merasakan kebutuhan untuk melakukan perubahan karena segala yang ada disekitar kita telah menyediakan apapun yang kita butuhkan .
Padahal kalau kita mau jeli dan teliti semua yang mudah kita dapatkan dari lingkungan kita itu , ternyata hasil dan buah karya ORANG LAIN ,sementara kita hanya PEMBELI dan PEMAKAI saja.
Tentu saja ini akan merugikan kita. Semua potensi yang semestinya bisa didayagunakan menjadi mubazir karena KEMAPAPANAN yang telah melumpuhkan diri kita sendiri.
2.Agar kita bisa mengeluarkan seluruh potensi terbaik kita
Selama kita memiliki sasaran biasa biasa saja , kita akan bekerja dan berkarya seadanya dan akan cenderung cepat puas .Ini tidak akan menguntungkkan kita.
Jika kita mampu menetapkan sebuah sasaran pencapaian prestasi diri yang lebih istimewa dari yang sudah pernah kita raih , maka biasanya kita akan bekerja jauh lebih keras dan lebih berkualitas hingga seluruh potensi yang kita miliki bisa didayagunakan secara maksimal.
3.Agar bisa melampaui prestasi pendahulu kita.
Untuk menghasilkan pretasi yang sama dengan pendahulu kita saja dituntut mengerahkan usaha minimal seperti yang mereka kerahkan .
Apalagi kita berniat hendak melampaui prestasi mereka, tentu menuntut kita untuk berpikir merencanakan mencapai PRESTASI yang ISTIMEWA dan LUAR BIASA sesuai dengan KADAR KESUNGGuHAN kerja kita masing masing .
4.Agar wibawa kebaikan yang kita perjuangkan : berdiri lebih tinggi serta lebih kuat pengaruhnya.
Sekarang kita menyaksikan panggung kehidupan manusia begitu penuh sesak dengan kompetisi disegala bidang kehidupan .
Tidak saja kompetisi pencarian dan pencapaian kemakmuran kehidupan , bahkan kompetisi nilai nilai kehidupan berlangsung begitu terbuka antara yang menjunjung NILAI NILAI KEBENARAN TUHAN dengan segala NILAI NILAI YANG MENGHALALKAN segala cara.
Jadi para PEJUANG KEBENARAN sangat berkepentingan bisa menghasilkan karya karya kehidupan yang ISTIMEWA dan LUAR BIASA agar wibawa dan kehormatannya terbentuk semakin menakjubkan , serta pengaruhnya semakin menebarkan KEGEMILANGAN .
Ya ROBBII beri kami kekuatan untuk mewujudkan impian besar ini dengan ridho MU
Senin, 06 Agustus 2012
Nikmati Permainan Lidah

Masalahnya, sampai kini belum ada panduan yang jelas bagaimana melakukan seks oral pada pasangan, yang membuat pasangan "lumpuh". Padalah, seni "permainan lidah" ini sangat efisien untuk membuat pasangan "tak bisa ke lain lidah". Terlalu banyak titik sensitif lelaki yang dapat ditundukkan dengan lidah. Tentu, sepanjang eksplorasi mau terus dilakukan. Dan syarat yang utama, rasa cinta.
Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan, "jurus lidah" menaklukkan pasangan Anda.
Pertama, buanglah rasa jijik. Jika rasa ini masih menghinggapi Anda, sifat setengah-setengah masih akan terasa. Akibatnya, eksplorasi tidak akan terjadi secara maksimal. Ingat, dia pasangan Anda. Tak perlu ada yang harus ditakuti. Untuk membuat nyaman, misalnya, Anda bisa makan permen mint sebelumnya. Tapi jangan yang terlalu keras. Dingin mint malah akan membuat pasangan kian meggelinjang.
Kedua, panaskan dengan cumbu. Jangan langsung menuju ke Mr P pasangan. Bercumbulah sebagaimana biasa, bakar gairahnya dengan cumbuan sempurna. Lalu, jika Anda sudah merasa terjadi ereksi yang sempurna dari Mr P, mulailah bergerilya, untuk melakukan jurus pertama dari lidah Anda.
Ketiga, lakukan "mandi kucing". Cumbulah pasangan dengan rileks. Ingat, karena tujuan Anda ingin melakukan seks oral, mulailah memberi sinyal, jika Anda belum mengatakannya. Cumbu leher pasangan,dan teruslah lakukan di sekujur tubuhnya. Wilayah belakang telinga, pangkal leher, pundak, dan puting dada, sangat sensitif. Keraskan napas Anda ketika berada di belakang telinga pasangan, dan keraskan kecupan atau gigitan Anda ketika di wilayah leher dan dada.
Anda boleh menggigit dadanya, dan meninggalkan "noda asmara" merah di situ. Jangan khawatir, pasangan pasti akan menyukainya. Anda juga boleh "melukis" perutnya dengan kuas lidah Anda, telusuri dengan bergairah, turun terus, dan mulailah memasuki arel pangkal paha.
Keempat, mainkan tangan. Selama Anda melakukan "mandi kucing", tangan Anda harus sudah bermain di arel Mr P. Lakukan pengurutan ringan, dan sentuhlah kedua bola dengan lembut. Jari-jari Anda juga boleh menelurusi wilayah skortum dengan meluncur ke bawah. Tapi, jangan terlalu keras, terutama saat mengurut wilayah "kepala".
Ingat, untuk mendapatkan gairah yang sama, pada saat bercumbu ini, usahakan posisi Anda sudah berubah, mengarah posisi 69. Artinya, pasangan Anda juga boleh melakukan hal yang sama. Perlakuan yang sama akan melecut gairah Anda.
Kelima, jelajahi total. Mulailah menelusuri pangkal paha dengan lidah Anda. Variasikan ciuman dan torehan lidah. Daerah lipatan paha sangat sensitif untuk Anda telusuri dengan lidah, dan keraskan napas Anda. Lalu, tarikan ujung lidah di pangkal skortum, dan telusuri sampai ke puncak Mr P. Pangkal kepala Mr P adalah titik "rawan" bagi beberapa lelaki. Karena itu, jangan terlalu lama bermain di situ, meski jangan terlalu cepat. Untuk kepala, lakukan kuluman yang panas dan perlahan. Keraskan napas Anda. Tak ada salahnya, sebelum kuluman sempurna Anda lakukan, cobalah untuk minum jeruk nipis terlebih dahulu. Air jeruk akan mengasarkan lidah Anda, yang memberi efek nikmat saat mengulum glans Mr P. Jika mungkin, coba masukkan semua tubuh Mr P dalam satu kuluman panjang. Dan, lihat reaksinya.
Keenam, titik tertinggi. Ada satu wilayah yang jarang diketahui wanita dalam melakukan seks oral. Wilayah itu adalah titik "S", yang berada di antara "dua bola" dan lubang anus. Cobalah untuk menarikan lidah Anda di daerah itu, dan lihat reaksinya. Pada beberapa lelaki, sentuhan di daerah antara anus dan skortum ini dapat langsung memicu orgasme, karena kadar sensitivitas yang luar biasa. Jika tidak pun, reaksi psikis akan sangat kentara, berupa gelinjangan dan erangan yang tak tertahankan.
Ketujuh, goda dia. Lakukan jeda sebentar di antara aktivitas kuluman dan jilatan. Bila di saat pasangan melenguh keras, hentikan agak lama, dan di saat dia mulai merasa kehilangan kenikmatan, lakukan lagi kuluman. Biarkan dia menunggu terus aktivitas Anda, dan meminta Anda segera melakukannya. Pengodaan dengan jeda ini akan sangat membantu memicu kenikmatan yang dikehendaki, sekaligus menunjukkan wilayah mana yang paling dinikmati pasangan.
Kedelapan, selesaikan dengan sempurna. Jika Anda menginginkan hubungan sempurna, dan tidak berhenti sebatas seks oral, jangan berlama-lama bermain di titik S. Jika sudah sampai di titik S, dan kekencangan Mr P berada di puncaknya, segeralah lakukan perrsetubuhan sempurna. Bangkitlah, dan ambil posisi di atas tubuh pasangan, dan genggam Mr P, lalu arahkan ke bukit Venus Anda.
Dan, silakan lanjutkan permainan ke arah yang Anda inginkan. Selamat mencoba, dan pastikan, seks oral jadi "tamasya ke puncak" yang selalu minta di ulang
Minggu, 05 Agustus 2012
CETAKLAH KARYA GEMILANG HINDARI JEBAKAN MEMATIKAN
"Pengakuan , pujian , dan reputasi adalah anugrah balasan atas
sebuah karya kehidupan yang gemilang .Tetapi ia akan menjadi penyebab
kerapuhan jiwa manusia jika ia menjadi satu satunya tujuan untuk
diwujudkan"
Dalam sejarah musik , publik diseluruh dunia pasti
tidak akan melupakan The Rolling Stones. Ini adalah nama Kelompok
Musik yang terkenal dengan penggunaan logo LIDAH MELET sebagai ciri khas
nya yang oleh penggemar dan penggila musik diketahui bahwa sekarang
anggota anggotanya yang masih ada terdiri dari : Mick Jagger (67
tahun) , Keith Richard (69 tahun), Charlie Watts (71 tahun ) dan Ron
Wood (65 tahun).
The Rolling Stones menyodorkan citra urakan ,
binal , dihindari para orang tua , dan dikenal sebagai pemusik yang
begitu akrab dengan narkoba
Keiths Richard adalah personel The
Rolling Stones yang paling doyan narkoba dan sempat hampir meninggal
karenanya .Beredar kabar ia pernah melakukan transfusi darah secara
total di Swiss untuk membersihkan dirinya dari narkoba
Memang
cerita orang orang terkenal didunia hiburan ( musik , film dll )
selalu menghadirkan cerita yang sama dengan mereka yang menjadi bintang
besar didunia olah raga .
Sebagian mereka sering diketahui
menkonsumsi NARKOBA dan mengakhiri hidupnya dengan tindakan tindakan
destruktif bahkan dengan BUNUH DIRI ketika tidak mampu mengatasi krisis
berat dalam hidupnya.
Mengapa bisa terjadi ?
Reputasi
yang dicapai seseorang karena berhasil meraih prestasi besar dalam
hidupnya memang pasti membuat seseorang akan mendapatkan PUJIAN ,TEPUK
TANGAN ,KIRIMAN KARANGAN BUNGA , EKSPOSE MEDIA CETAK dan ELEKTRONIK
,PERMINTAAN FOTO dan TANDA TANGAN ,dan tentu saja sebagian besarnya
adalah KEUNTUNGAN MATERIAL FINANSIAL serta beragam keberlimpahan
lainnya.
Itu semua memberi sensasi KENIKMATAN dan RASA NYAMAN
serta RASA MANIS yang menumbuhkan KETAGIHAN dan KECANDUAN bagi jiwa
peraihnya.
Tetapi itu akan didapatkan terutama dalam USIA dan MASA PRODUKTIF . Ketika masa masa produktif
Itu mulai habis , sementara KETAGIHAN itu tidak bisa teratasi dan
dikendalikan , apalagi jika mereka bukanlah seorang penganut agama yang
taat ,maka mereka mencari alat pemuas dan penghilang dahaga jiwa
terhadap SEGALA BUAH PRESTASI dan REPUTASI yang tidak lagi bisa
didapatkan itu , dengan mengkonsumsi MINUMAN KERAS dan NARKOBA serta
sarana lainnya
Maka apabila karya karya kita kelak berhasil
diterima secara positif oleh publik dan ummat kita juga akan menerima
PUJIAN ,TEPUK TANGAN ,KIRIMAN KARANGAN BUNGA , EKSPOSE MEDIA CETAK dan
ELEKTRONIK ,PERMINTAAN FOTO dan TANDA TANGAN ,dan tentu saja sebagianya
adalah KEUNTUNGAN MATERIAL FINANSIAL.
Akan tetapi apabila
semua itu mampu menggeser fokus tujuan kita berkarya , kemungkinan besar
kita tiba tiba menjadi MANUSIA YANG RAPUH .
Dari semula
mendedikasikan karya karya kita sebagai PANGGILAN PENGABDIAN kepada
PENCIPTA KEHIDUPAN serta BUKTI TERIMAKASIH kita kepada NYA menjadi
pribadi yang tiba tiba secara pragmatis mengejar PUJIAN ,TEPUK TANGAN
,KIRIMAN KARANGAN BUNGA , EKSPOSE MEDIA CETAK dan ELEKTRONIK
,PERMINTAAN. FOTO dan TANDA TANGAN ,PENCAPAIAN REKOR serta KEUNTUNGAN
MATERIAL FINANSIAL.
Namun jika KEARIFAN dan KEINSYAFAN kita
untuk tetap memilih tujuan berkarya yang lebih MEMBERIKAN KEABADIAN
MANFAAT bagi PIKIRAN ,PERASAAN ,HATI dan JIWA kita , maka kita akan
selalu bekerja dan berkarya secara KONSISTEN hanya untuk meraih SENYUM
,CINTA dan KASIH SAYANG PENCIPTA KEHIDUPAN YANG MAHA ESA dan MAHA
BERKUASA atas segala urusan dalam kehidupan ini.
DOBRAKLAH KEMAPANAN HIDUP KITA
"Bila hidup kita sangka tidak perlu kita perbaiki dan tidak butuh kita
sempurnakan dari waktu ke waktu , hidup bisa menjadi bom waktu yang
mematikan "
Hidup ini kadang menipu jika mata dan cita rasa lahiriah kita saja yang kita gunakan mengamati dan merasakan perjalanannya.
Dengan cara itu hidup tiba tiba terasa tidak perlu kita apa apa kan lagi.Segala nya kita perkirakan sudah sempurna .
Kita menganggap hidup sudah berada diJalurnya yang benar ,karena semua
usaha kita untuk memenuhi kebutuhan dasar kita sebagai manusia dapat
terwujud tanpa halangan dan tantangan yang berarti.
Kesadaran
seperti ini bisa muncul saat kita miskin .Bisa juga saat kita kaya
.Saat kita menjadi orang biasa .Tapi juga saat kita berkuasa. Kesadaran
semacam itulah yang menjadi FONDASI dari KEHIDUPAN yang kita anggap
MAPAN
Tetapi biasanya KEMAPANAN HIDUP seperti diatas perlu diDOBRAK karena bercirikan :
Pertama : hidup berjalan datar datar saja.
Tidak ada tanjakan kehidupan .Tidak ada perasaan tertantang .Karena
semua berjalan mudah.Tidak ada mimpi besar yang perlu diwujudkan ,karena
dengan usaha biasa biasa saja ternyata kita tetap bertahan hidup
Tetapi kita hanya bisa menghasilkan hal hal kecil didalam kehidupan
kita ,pada hal anugrah NYA masih sangat berlimpah bahkan tak terhitung
kepada kita
Tidak ada ketegangan perpedaan pendapat karena
kita cenderung mengikuti irama kehidupan orang banyak yang sebenarnya
bukan tidak bisa , tetapi kita belum mampu saja untuk berbeda dengan
mereka dengan tetap hidup bersama mereka dalam kehidupan sosial untuk
menebar pengaruh kebaikan
Kedua : hidup yang berjalan tanpa perubahan diri.
Kedekatan kita kepada NYA ternyata hanya seperti hari hari sebelumnya.
Ide ide tentang kehidupan kita kedepan tidak banyak mengalami kemajuan
kecuali sekedar keinginan memenuhi kebutuhan dasar hidup kita sendiri.
Kompetensi hidup kita tidak mengalami peningkatan jumlah serta bobot penguasaannya
Dan oleh karenanya kemampuan kita menyelesaikan persoalan persoalan kita sendiri tidak pernah mengalami peningkatan .
Ketiga :hidup berjalan tanpa lebih banyak kita bisa berbagi kepada sesama.
Jumlah orang orang disekitar kita yang bisa kita bantu dengan materi kita tetap saja tidak bertambah .
Total orang orang yang pernah dan sedang bergaul yang bisa kita tulari
inspirasi , motivasi serta semangat dan kesungguhan hidup cenderung
stagnan bahkan mungkin mengalami penurunan.
Orang orang yang
berinteraksi dengan kita mulai merasakan kebosanan karena kita tidak
mengalami perubahan kualitas kepribadian kita secara siginifikan
Keempat : hidup berjalan tanpa ada perubahan sosial yang terjadi secara sigifikan..
Orang orang tidak merasa butuh untuk berubah mengikuti kita agar lebih
dekat dengan NYA dan lebih mengikuti petunjuk NYA padahal mereka sudah
merasakan sentuhan kehadiran sosial kita yang bermanfaat.
Secara sosial tidak ada rasa bersalah atas kehidupan yang semakin
didonimasi oleh KEBENDAAN dan cenderung semakin menyisihkan KETINGGIAN
NILAI ILAHIAH
Kelima : hidup semakin menampilkan SUASANA. YANG
MAKIN MENYESAKKAN DADA PARA PENCINTA KEBENARAN karena dari hari ke hari
manusia semakin berani membuang jauh jauh petunjuk NYA.Bahkan dengan
dalih kebebasan ,serta alasan studi akademis manusia semakin berani
meragukan dan menyalahkan KEBENARAN dalam Kitab Suci TUHAN
Hidup yang berjalan seperti diatas menyebabkan jiwa kita tiba tiba
memunculkan rasa KETIDAKNYAMANAN dan KETIDAK TENANGAN saat kita hanya
tenggelam dalam lautan kesibukan yang berciri seperti itu yang makin
mengaburkan arah kehidupan menuju jalan yang penuh cahaya NYA
Semoga panggilan NURANI SUCI kita akan membawa kembali langkah hidup kita ke JALAN LURUS SUCI - NYA
Pembangun Kekuatan Jiwa Menuju Hidup Lebih Produktif
Suatu saat seorang pekerja media dari kelompok Suara Surabaya media
meminta saya menulis tentang puasa .Akhirnya saya mengirimkan tulisan
analisis tentang bagaimana puasa dapat membangun KEKUATAN KEPRIBADIAN
diri kita seperti berikut ini
Akhir akhir ini , disepanjang
hari yang kita jalani ,apabila kita menyaksiakan siaran siaran berita di
telivisi, maka hampir pasti lebih dari 50% berita itu selalu berkisar
diseputar : demonstrasi , korupsi , perampokan , konflik ,
perselingkuhan dan sebagainya .
Jadi saya berpikir kehidupan sosial
kita dari hari kehari semakin dipenuhi dengan berita prilaku dan
tindakan tindakan manusia yang cenderung lebih banyak negatifnya.
Gejala apakah ini ? Ada banyak jawabannya .Sebab penjelasannya bisa
muncul dari berbagai sudut pandang dalam menilai masalah itu.Tetapi
kita tentu sepakat , bahwa kita membutuhkan solusi bagi persoalan
–persoalan prilaku kemanusiaann itu.
Dan kita tentu juga
sepakat bahwa puasa yang sekarang kita lakukan di bulan Ramadhan ini
adalah salah satu solusi yang fundamental dalam membangun kembali
kualitas manusia secarah utuh .
Akan tetapi puasa seperti apakah yang bisa menghasilkan jiwa manusia yang berkualitas :
1.Hendaklah puasa itu didasari oleh niat PENGABDIAN yang IKHLASH dan
semangat ingin MENDEKATKAN DIRI kepada Dia Yang Maha Menguasai
Kehidupan , ALLAH SWT . Ini adalah syarat mendasar dari aktifitas
puasa karena memang puasa merupakan perintah dan kewajiban dari NYA
yang ada dalam satu Rukun Islam .
2.Menjaga agar sepanjang
siang hari selama kita berpuasa , kita selalu melakukan hal hal POSITIF
dan KONSTRUKTIF yang amat mempengaruhi bagi TUMBUHNYA SIFAT SIFAT
UNGGUL dalam diri kita.Untuk itulah mengapa kemudian orang yang
berpuasa dianjurkan banyak melakukan amalan amalan sunnah sepanjang
siang hari puasa seperti tilawah Quran , berdzikir , berinfaq serta
bershodaqah , dan beragam amal kebaikan lainnya .
3.Memiliki
KENDALI DIRI terhadap unsur unsur yang DESTRUKTIF terhadap jiwa.Secara
KODRATI jiwa atau ruh manusia diciptakan oleh Allah memiliki tabiat
dasar MUDAH MELEMAH , dan menjadi TIDAK BERTENAGA oleh segala sesuatu
yang TERKATEGORI DOSA .Pada dasarnya dosa terjadi ketika perintah
peritah Nya tidak dilaksanakan dan larang laranga Nya justru dikerjakan .
4.Memiliki KONTROL DIRI agar TIDAK BERLEBIHAN saat menggunakan HAL
HAL YANG DIPERBOLEHKAN saat berpuasa seperti tidur atau istirahat dan
yang diperbolehkan saat berbuka berpuasa seperti makan , minum dan
berhubungan sex .
Sebab apabila semua hal hal itu digunakan
secara berlebihan maka jiwa kita TIDAK MAKSIMAL DILATIH untuk bisa
MENGENDALIKAN pemenuhan kebutuhan kebutuhan biologis , tetapi bahkan
sebaliknya kitalah yang DIKENDALIKAN oleh KEBUTUHAN KEBUTUHAN BIOLOGIS
itu .
5.Meningkatkan KAPASITAS BERPIKIR kita dengan BANYAK
TAFAKKUR selama hari hari berpuasa , betapa sesungguhnya amat MUDAH
kita MENGUASAI dan MENGENDALIKAN dunia dengan segala perhiasaannya ,
dan betapa AMAT BODOHnya manusia yang tidak bisa lepas dari PERANGKAP
PRAGMATISME dunia.
6.MEMAKSIMALKAN saat saat disunnahkannya
i’tikaf pada sepuluh hari terakihir untuk semakin MENDEKATKAN diri
kepada NYA dengan berusaha sekuat tenaga melipatgandakan jumlah dan
kualitas amal sholeh yang bisa kita kerjakan.
7.Banyaklah
MEMINTA kepada-NYA agar dianugrahi IMAN , KEIKHLASAN , KESABARAN ,
KEISTIQOMAHAN dalam menjalan semua kehendak kehendak Nya yang ada dalam
kita suci NYA Alquran dan yang ada dalam sunnah sunnah nabi NYA, serta
memintalah agar mendapat PUNCAK KEBAHAGIAAN HIDUP yakni KEMBALI PULANG
kehadirat NYA dalam keadaan husnul khotimah serta diridhoi NYA untuk
memasuki surga NYAkelak.
8.Memiliki TARGET MAKSIMAL KARYA
KEBAIKAN yang ingin kita WUJUDKAN sebagai penyaluran ENERGI TAQWA yang
kita dapatkan dibulan Ramadhan ini untuk KEJAYAAN DIRI ,UMMAT dan BANGSA
yang kita cintai ini
Rabu, 04 Juli 2012
Minggu, 01 Juli 2012
RAHASIA MENGGERAKKAN ORANG LAIN
Saya percaya setiap kita pasti memiliki keinginan untuk melibatkan
orang lain agar bisa membantu mewujudkan tujuan tujuan hidup kita.Dan
tentu saja kita amat berharap bisa menggerakkan mereka itu dengan
sebaik baiknya. .
Jika kita belajar dari sejarah maka langkah
langkah inilah yang telah dipraktekkan dan terbukti memperlihatkan hasil
hasil yang signifikan.Saya yakin kita juga amat membutuhkan langkah
langkah ini.
1.Memiliki ketertarikan kepada orang lain
Apabila kita menyadari ada begitu banyak orang yang unik yang pasti
memiliki keungggulan , pengalaman , serta prestasi hidup sesuai dengan
kondisinya masing masing, yang layak dipelajari , maka kita pasti
semakin berhasrat untuk memberi perhatian lebih kepada mereka .
Kita tidak akan lagi bersikap NARSIS .Sikap yang konyol karena
terlalu menganggap diri sendiri sendiri sebagai pribadi satu satunya
yang layak dikagumi.
Kebiasaan untuk membaca biografi orang
yang sering kali dimuat di media massa ,atau lewat buku buku yang
ditulis tentang kisah hidup seseorang serta ngobrol denga beragam orang
untuk mendengar kisah hidupnya akan membuat kita mengalami pertumbuhan
RASA TERTARIK kepada orang lain.
2.Berupaya untuk mengenal orang lain
Begitu rasa tertarik pada orang lain semakin tumbuh subur dalam diri
kita , biasanya kita akan mulai menunjukkan minat mengetahui tentang
seluk beluk keberhasilan orang lain. Orang orang yang berinteraksi
dengan kita ,ketika melihat semangat dan minat dalam diri kita yang mau
secara tulus belajar tentang dirinya , akan mulai menyukai kita .Dia
semakin nyaman dan betah bergaul bersama kita.
3.Menghormati orang lain
Segala sesuatu yang layak dipelajari pasti pantas untuk dihormati .Jika
ini kita berikan kepada orang orang yang mulai kita kenali dan kita
pelajari tentang dirinya ,pasti dia akan mulai bersedia memberikan
kesetiaannya kepada kita.
4.Memberi nilai tambah kepada orang lain.
Karena kebutuhan setiap orang ingin maju dan berkembang , maka ketika
kita bisa memberi kontribusi bagi pertumbuhan dan kemajuan hidupnya
kadar kesetiaan orang orang yang telah bersama kita ,seperti yang saya
sebut diatas ,akan semakin meningkat tajam secara signifikan .
5.Menguatkan orang lain.
Jika orang orang yang telah kita perlakukan setahap demi setahap itu
kemudian kita kuatkan dengan ungkapan verbal tulus bahwa kita akan
selalu mau belajar dari mereka , menghormati kelebihan dan keunggulannya
serta akan mendukung pertumbuhan dan kemajuan dirinya mereka akan
menyediakan dirinya secara utuh kepada kita.
6.Mempengaruhi orang lain.
Pada titik ini jika kita berniat mempengaruhi , menggerakkan dan
mengarahkan orang orang yang telah merasa nyaman bersama kita karena
kita telah memperlakukannya secara terhormat seperti langkah demi
langkah yang saya sebutkan diatas , kearah tujuan besar yang kita
inginkan pasti akan mendapatkan hasil hasil yang maksimal.
Inilah rahasia demi rahasia dibalik semua gelombang perubahan yang
pernah kita saksikan dimana begitu banyak orang mudah digerakkan demi
tujuan tujuan mulya diberbagai bidang kehidupan .
Bukankah
kita selalu meminta dengan ungkapan ,” JADIKANLAH KAMI PEMIMPIN
BAGI…….” ?.Kalimat tersebut mengungkapkan keingingan kita untuk sukses
memimpin .Ini hanya mungkin bisa kita lakukan jika langkah demi langkah
diatas kita praktekkan secara sungguh sungguh dan berkualitas .
Senin, 30 April 2012
pencerahan
Lihatlah Selalu Dari Sisi Yang Berbeda
Tidak ada satupun diantara kita yang tidak menghadapi satu masalah
dalam hidup ini.Masalah masalah itu datang silih berganti satu demi satu
kedalam kehidupan kita.Bahkan kadang datangnya bersamaan.
Sebagian masalah itu bisa kita prediksi datangnya,sehingga kita bisa
menyiapakan diri menghadapinya. Tetapi sejumlah masalah justeru hadir
dalam kehidupan kita, tanpa bisa kita
duga,sehingga menggoncangkan pertahanan diri kita dalam menghadapinya.
Tetapi yg membedakan diantara masing masing kita adalah kemampuan kita
melihat dan bersikap terhadap masalah masalah tersebut.
Masalah yang kita hadapi sesungguhnya merupakan :
1.Pertanda akan adanya kenyataan hidup. Saat kita menghadapi masalah,
berarti kita hidup didalam dunia nyata.Hidup yg tanpa masalah bukanlah
kehidupan yang sesungguhnya.Hanya saja jangan menantang Tuhan dengan
meminta masalah kepada Nya.
2.Cara Tuhan untuk mendewasakan
kita sebagai hamban Nya agar semakin sanggup menunaikan amanah amanah
Nya. Masalah masalah itu hadir kedalam kehidupan masing masing kita,
ternyata pada akhirnya semakin menyadarkan kita akan perlunya kita
menjadi lebih kuat dari masalah yang kita hadapi dengan cara bisa
bertahan atas hantamannya,dapat memahami kerumitannya,mampu menemukan
jalan keluarnya, serta sanggup bernafas panjang untuk, mengatasinya.
3.Media pengukur diri untuk melihat sisi sisi kepribadian mana dari
diri kita yang harus diperbaiki dan disempurnakan. Masalah masalah hidup
kita itu biasanya memberi kita pekerjaan rumah,setelah membentur kita
dan menimbulkah kerusakan disana sini pada diri kita baik secara fisik
maupun secara psikis.Dari sini kita biasanya tahu bagian dari
kepribadian kita yang harus diperbaiki.Persis seperti pemilik mobil yang
tahu bagian mana dari mobilnya yang harus dipermak ulang setelah
beberapa bagian dari body mobil menjadi ringsek oleh berbagai benturan
fisik
4.Kesempatan yg disediakan Tuhan agar kita terbiasa
melihat sebuah persoalan dari sisi yg berbeda. Masalah masalah dalam
hidup kita ternyata datang tidak sekali disetiap bidang kehidupan kita.
Kenyataan ini membuat kita bisa melihat dan memahami masalah masalh itu
dari cara pandang dan dari sisi yag berbeda,sehingga kita bisa memiliki
pemahaman dan membuat pilihan penyelesaian masalah yang berbeda pula.
Ya Robbi beri kami kesabaran untuk mecari jalan keluar dari setiap
persoalan hidup yang kami hadapi.Dan bimbinglah kami selalu dengan
hidayah Mu. (Ahad,29 April 2012, selepas jam 21.00 )
Minggu, 29 April 2012
Langganan:
Postingan (Atom)